Skip to main content

Gandeng Kemdikbud, CASIO Kembangkan Metode Pembelajaran Matematika Zaman Now

Mataram - Pelajaran Matematika selama ini dianggap sebagai pelajaran yang menakutkan bagi para siswa terutama di Indonesia. Karenanya, diperlukan metode yang menarik bagi para siswa untuk dapat menyenangi pelajaran yang selama ini manjadi pelajaran paling dasar dari cabang ilmu pengetahuan. Hal tersebut disampaikan Education Manager CASIO Indonesia Mutia Meilina dalam pelatihan pemanfaatan kalkulator ilmiah dalam mendukung pelajaran kepada 200 guru matematika dari Nusa Tenggara Barat, Senin (07/05/2018).

Mendikbud Prof. Dr. Muhadjir Effendy bersama Iwan Iman (President Director Sahabat Utama)

Dalam kesempatan tersebut Mutia menjelaskan, di sisi lain, yaitu dari sisi pengajar, selama ini pemanfaatan kalkulator masih dianggap sebagai musuh para pengajar, “Padahal sebenarnya kalkulator dapat menjadi alternatif alat untuk mendukung pelajaran khususnya matematika sehingga dapat jauh lebih disenangi oleh siswa,” jelasnya. Lebih lanjut menurut Mutia, Pendidikan berbasiskan STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics) dimana matematika terdapat di dalamnya, dipandang perlu oleh banyak pengamat pendidikan. “Metode ini sudah lama menjadi metode yang diterapkan di Amerika Serikat dan negara maju lainnya. Pasalnya, pendidikan berbasis STEM terbukti mampu membentuk sumber daya manusia (SDM) yang mampu bernalar dan berpikir kritis, logis, dan sistematis yang menjadi kebutuhan siswa Indonesia zaman now,” ungkapnya.

Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy dalam arahannya menyampaikan, pentingnya alternatif metode pembelajaran seperti matematika yang tidak lagi membuat siswa ketakutan. "Pelajaran matematika adalah pelajaran yang sangat penting tapi sayang masih dianggap menakutkan. Merujuk kepada hasil PISA (Programme for International Student Assessment) terakhir di tahun 2015,” ungkapnya. Untuk itu menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini, penting mengembangkan metode yang menyenangkan dalam pelajaran yang selama ini dianggap susah bagi siswa. “Saya percaya jika semakin banyak orang yang turut terlibat dalam program ini, untuk meningkatkan kemampuan guru matematika, saya yakin kapasitas dari hasil pembelajaran siswa Indonesia akan segera tercapai lebih baik untuk generasi selanjutnya,” terangnya.

Pelatihan Pemanfaatan Kalkulator Ilmiah

Pada sisi lain Dwi Anggraeni, Master Trainer CASIO yang juga merupakan guru matematika dari area Jawa Timur mengungkapkan, pada metode pengajaran matematika yang berjalan saat ini, siswa lebih banyak diminta untuk berhitung. Metode ini sudah dianggap tidak relevan dimana fokus pembelajaran hanya pada perhitungan, bukan problem solving atau penyelesaian masalah itu sendiri. “Dengan teknologi kalkulator, maka siswa dapat dilatih untuk lebih kreatif memanfaatkan waktu belajarnya untuk meningkatkan kemampuan problem solvingdimana kalkulator tidak hanya berfungsi alat hitung tapi sebagai media eksplorasi konsep matematika," jelas Dwi.
Hadir pula dalam kegiatan ini, bersama Mendikbud Muhadjir Effendy, Sesjend Mendikbud, Dirjen Dikdasmen, Sesdirjen Dikdasmen, Direktur PSMK. Kegiatan pelatihan ini merupakan kerjasama antara Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bersama CASIO Indonesia sebagai rangkaian acara puncak peringatan Hardiknas 2018.

Comments

Popular posts from this blog

Casio FX – 991EX, Kalkulator dengan Tampilan Spreadsheet dan Online Visualization Pertama di Dunia!

Sebagai salah satu perusahaan besar di bidang teknologi, CASIO sudah mempunyai peranan penting khususnya di bidang pengembangan kalkulator. Dikenal sebagai produsen kalkulator listrik pertama di dunia dengan CASIO 14 – A, inovasi yang dihadirkan selalu menjadi terobosan baru yang menarik perhatian para penggunanya. Mencetuskan kalkulator mini pertama di dunia, kalkulator grafikal pertama di dunia, dan masih banyak lagi. Inovasi terbaru yang tidak kalah menarik adalah hadirnya kalkulator CASIO fx –    991EX (ClassWiz). Keunggulan Kalkulator CASIO fx –    991EX (1) Diluncurkan pada tahun 2014 silam, kalkulator CASIO fx –    991EX     menjadi unik sebab menjadi kalkulator pertama di dunia yang memiliki tampilan “ spreadsheet”.  Tampilan ini mampu menyajikan data dan angka yang akan diolah pada kalkulator dalam bentuk tabel dengan 5 kolom dan 45 baris  (gambar i) . Kemudahan proses pengolahan data pun menjadi keunggulan...

Cerita Sahabat Casio, Fauzan Hamdani

Nama saya Fauzan Hamdani, dari SMK Negeri 6 Pekanbaru. Alhamdulillah saya telah menjadi salah satu perwakilan dari Pekanbaru, Riau, yang menjadi peserta program magang di Pabrik Casio Thailand selama 3 bulan (Oktober - Desember 2018).  Saya ingin berterima kasih kepada Kemendikbud RI dan Casio, juga kepada semua orang yang selalu mendoakan dan mendukung saya dengan susah payahnya. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengajari, membina, menasehati saya hingga bisa hadir untuk mengikuti kegiatan Internship Casio Thailand ini.  Perjalananku Dimulai Pada tanggal 4 Oktober 2018, tepatnya pada pukul 04.30 pagi saya dan 19 Sahabat Casio lainnya sudah harus berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta. Sebelum keberangkatan, kami diberi pengarahan akan tata cara menghadapi budaya yang berbeda di Thailand. Pengarahan diberikan oleh Staff Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Bapak Machendra Setya Atmaja.  Staff Khusu...

5 Alasan Belajar di Waktu Subuh Lebih Efektif

Bagi yang belum pernah mencoba belajar di subuh hari, pasti berat sekali rasanya membayangkan harus bangun subuh hari untuk belajar. Padahal belajar di waktu subuh lebih efektif dibandingkan dengan malam hari, pasalnya sewaktu kita tidur, tubuh akan menghasilkan noradrenaline yang berguna sebagai pembangkit konsentrasi. Bukan hanya itu. sedikitnya ada 5 alasan mengapa belajar di waktu subuh lebih efektif. Yuk kita simak satu per satu! Belajar Efektif di Subuh Hari (Sumber: Quora) Rasa Kantuk Telah Hilang Belajar pada malah hari sebelum tidur cenderung akan membuat kita merasakan kantuk yang luar biasa. Sebaliknya, bila belajar pada subuh hari rasa kantuk telah hilang karena kita sudah tidur semalaman. Tubuh Lebih Segar Setelah tubuh istirahat di malam hari, bangunnya pada subuh hari tubuh akan terasa lebih segar. Rasa pegal dan letih pun hilang, kita pun lebih semangat mengejar materi.  Fokus dan Konsentrasi Penuh Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, pada...