Skip to main content

Posts

Casio FX – 991EX, Kalkulator dengan Tampilan Spreadsheet dan Online Visualization Pertama di Dunia!

Recent posts

Cerita Sahabat Casio - Belajar Mencari Tau dan Mengatasi Masalah pada Jam dan Kalkulator

25 Oktober 2018, kami melakukan praktek di Factory II. Kami praktek tentang bagaimana cara memasang part-part jam tangan maupun kalkulator. Contohnya memasang B-spring, solar cell pada kalkulator, dan capasitornya. Kami juga belajar bagaimana cara menyolder yang benar, atau teknik menyolder agar tidak terjadi NG atau part yang rusak. Sebelum menyolder, kami diajarkan untuk mengatur suhu solder tersebut sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, agar terhindar dari kesalahan (solder yang terlalu panas dapat mengakibatkan part rusak). Suhu solder pun berbeda-beda setiap tipe, tergantung apa yang ingin kita solder. Kita juga harus senantiasa mengecek suhu solder tersebut, karena solder tersebut bisa berubah-ubah suhunya walaupun sudah dipasang berapa derajat yang dibutuhkan. Pada tanggal 26 Oktober 2018, kami praktek bagaimana cara mengecek kalkulator, dan kami melanjutkan praktek memasang jam model G-Shock. Kami mendapatkan pengalaman baru, dan kami juga belajar tahapan-taha...

Cerita Sahabat Casio - Pembekalan Sebelum Berangkat ke Thailand

Sebelum membahas tentang penugasan, saya akan mengenalkan diri saya. Namaku Naufal Hanif Ramadhan, teman-teman memanggilku Naufal. Umurku 16 tahun, mungkin paling muda di antara teman-teman seangkatanku. Aku masih belajar di SMK Negeri 5 Surabaya kelas 3. Aku adalah seorang Paskriba, Pramuka, pemuda yang berorganisasi. Aku juga mengikuti komunitas-komunitas di Surabaya, dan aku adalah seorang yang menjabat ketua OSIS di sekolahku. Aku manusia yang beruntung, mungkin mengaku demikian? Karena aku adalah delegasi dari kotaku. Provinsi, bahkan dari negara untuk mengasah skill di negara orang. Aku tidak menyangka bahwa aku bisa melangkah sejauh ini. Semua ini berkat semua pihak yang mendukungku, terutama untuk orang tuaku dan Allah SWT. Program Internship Casio Thailand Program ini dilaksanakan dengan berbagai tahap demi kelancaran acara. Pastinya pihak penyelenggara program mem-fasilitasi secara maksimal.  Dua minggu yang lalu tepatnya tanggal 26 September 2018, kami (aku...

Cerita Sahabat Casio, Fauzan Hamdani

Nama saya Fauzan Hamdani, dari SMK Negeri 6 Pekanbaru. Alhamdulillah saya telah menjadi salah satu perwakilan dari Pekanbaru, Riau, yang menjadi peserta program magang di Pabrik Casio Thailand selama 3 bulan (Oktober - Desember 2018).  Saya ingin berterima kasih kepada Kemendikbud RI dan Casio, juga kepada semua orang yang selalu mendoakan dan mendukung saya dengan susah payahnya. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengajari, membina, menasehati saya hingga bisa hadir untuk mengikuti kegiatan Internship Casio Thailand ini.  Perjalananku Dimulai Pada tanggal 4 Oktober 2018, tepatnya pada pukul 04.30 pagi saya dan 19 Sahabat Casio lainnya sudah harus berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta. Sebelum keberangkatan, kami diberi pengarahan akan tata cara menghadapi budaya yang berbeda di Thailand. Pengarahan diberikan oleh Staff Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Bapak Machendra Setya Atmaja.  Staff Khusu...

Casio Mendonasikan Satu Miliar Rupiah untuk Penanggulangan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Sulawesi, Indonesia

Tokyo, Jepang, 9 Oktober 2018 – Hari ini Casio Computer Co., Ltd mengumumkan bahwa Casio Group akan mendonasikan satu miliar rupiah melalui Palang Merah Indonesia. Sumbangan ini diberikan untuk penanggulangan gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi, Indonesia, yang terjadi pada tanggal 28 September lalu. Dana dialokasikan untuk membantu para korban dan mendukung perbaikan area yang terimbas bencana.  Membuat produk-produk inovatif untuk memperkaya dan mempermudah kehidupan merupakan inti dari moto Casio, ‘Kreativitas dan Kontribusi’.  Kazuhiro Kashio, President and CEO Casio Computer Co., Ltd menekankan bahwa tanggung jawab perusahaan bukan hanya diaplikasikan dengan pembuatan produk-produk inovatif yang berkontribusi bagi kehidupan sehari-hari di seluruh dunia, namun juga dengan membantu daerah yang sedang membutuhkan pertolongan, seperti Sulawesi, Indonesia.    “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya akan bencana yang terjadi di Sulawesi. Casio G...

Sejarah Tahun Baru Islam 1 Muharram

Tahun Baru Islam merupakan hari bersejarah bagi umat islam di seluruh dunia dan digunakan untuk memperingati peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah pada 622 Masehi. Sebelum peristiwa tersebut, orang-orang Arab tidak menggunakan tahun untuk menandai suatu peristiwa.  Lalu Ali Bin Abi Thalib mengusulkan dibuatnya kalender Hijriah yang menandai setiap peristiwa penting bagi umat Islam, berawal dari peristiwa hijrah nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah.  Arti Nama Bulan Kalender Hijriah Muharram : yang diharamkan atau pantangan Artinya di bulan Muharram, dilarang untuk berperang. Shafar : Kosong Pada bulan ini, lelaki Arab pergi untuk merantau atau berperang. Rabi'ul Awal Bulan ini adalah masa kembalinya para lelaki Arab yang merantau di bulan Shafar. Rabi'ul Akhir Akhir masa menetapnya kaum lelaki. Jumadil Awal : Awal kekeringan Pada bulan ini mulai terjadinya musim kering. Jumadil Akhir : Akhir kekeringan Musim kering bera...

Matematika di Balik Cita Rasa Kopi

Sejumlah orang menggilai kenikmatan aroma dan racikan rasa yang unik dari secangkir kopi, dan siapa sangka bahwa dibalik aroma dan rasa yang nikmat ternyata ada rumus matematikanya.  Para ahli matematika dari University of Limerick dan University of Porstmouth menemukan beberapa faktor yang mempengaruhi rasa hasil seduhan kopi. Faktor tersebut mencakup ekstrak bubuk biji kopi, air panas, dan kertas filter yang digunakan.  Mereka menemukan bahwa, dengan asumsi suhu yang konstan, ukuran butir dan laju aliran air adalah pengaruh terbesar dalam menghasilkan biji kopi yang enak. Contohnya, ketika air mengalir lebih cepat melalui butiran biji kopi yang besar, hasilnya akan lebih berair dan cenderung cair. Hal ini disebabkan oleh air hanya sebentar melakukan kontak dengan biji kopi sehingga ekstraksinya rendah. Dr. William Lee, selaku wakil penulis dan kepala kelompok matematika industri di University of Porthsmouth mengatakan, "Penelitian ini tidak hanya menjelaskan...

Cegah dan Atasi Pikun dengan Belajar Matematika

Bukan hanya pandai menghitung, tetapi belajar matematika juga bisa mencegah dan mengatasi pikun.  Otak manusia terdiri dari empat bagian, atau dalam bahasa kedokteran dikenal sebagai lobus. Keempat lobus ini adalah lobus frontal, lobus parietal, lobus oksipital, dan lobus temporal.  Otak manusia terdiri dari empat bagian, atau dalam bahasa kedokteran dikenal sebagai lobus. Setiap lobus memiliki fungsi yang berbeda. Saat kita belajar matematika, lobus frontal dan parietal akan lebih aktif. Lobus frontal terletak di daerah dahi dan berfungsi untuk memproses informasi baru, berpikir logis, mengatur gerak tubuh, dan berbahasa. Sementara lobus parietal berfungsi untuk mengatur indra peraba, mendeteksi lokasi dan arah, serta berhitung.  Bagaimana belajar matematika dapat mencegah pikun? Saat mengerjakan soal matematika, akan ada tiga proses pada bagian otak untuk mengolahnya. Proses pertama adalah membaca soal dan angka-angka. Diikuti dengan mengoperasikan an...

Mengenal 7 Tokoh Matematika Sepanjang Masa

Matematika merupakan pelajaran yang paling dihindari oleh sebagian orang. Namun bagi sebagian orang, matematika adalah hidupnya, termasuk 7 orang yang akan kita bahas berikut ini.  1. Leonhard Euler Leonhard Euler Leonhard Euler sering disebut sebagai Raja Matematika atau matematikawan terbesar sepanjang masa. Beliau adalah seorang tuna netra yang jenius di dunia matematika pada zamannya. Euler dianggap setara dengan Albert Einstein dalam hal tingkat kecerdasan karena ia memperkenalkan sebagian dari terminologi matematika kontemporer dan notasi. Bidang mekanika, dinamika fluida, optik, dan astronomi merupakan karyanya yang menjadi unggulan pada abad ke 18. 2. Pythagoras Pythagoras Terkenal karena rumus Pythagorasnya, beliau ahli dalam bidang trigonometri dan disebut sebagai Bapak Matematika Modern. Teorinya masih dasar sekali dari beberapa perhitungan matematis. Pythagoras merupakan bagian dari matematikawan yang paling terkenal di dunia. Karya-karyanya sangat ...

Materi Barisan Geometri yang Harus Kamu Kuasai

Barisan geometri merupakan barisan yang suku-sukunya diperoleh dengan mengalikan satu bilangan tetap ke suku sebelumnya. Bilangan tetap itu sering disebut sebagai pembanding atau rasio yang dilambangkan den gan r.  Barisan U1 , U2 , U3 , U4 , ….. , Un disebut sebagai barisan geometri jika memenuhi Rasio. Contoh barisan geometri  7, 21, 63, 189, …. 3, 6, 12 , 24, 48 , . . . . Rumus Suku ke-n  Jika suku pertama ( U1 ) dari suatu barisan geometri disimbolkan dengan a , maka rumus suku ke-n barisan geometri dapat ditentukan sebagai berikut: Contoh Soal : 1. Tentukan suku ke tujuh dari barisan geometri 3, 6, 12, ….. 2. Tentukan Rumus Suku ke-n dari barisan 48 , 24 , 12 , …… 3. Dari barisan geometri diketahui bahwa U3 = 4 dan U9 = 256, maka tentukan U12! Jawab : 1. Dari Barisan 3, 6, 12, … didapat a = 3 dan r = 6/3 = 2 sehingga: Un = a.r n-1 U7 = 3.2 U7 = 3.2 6 U7 = 3.64 U7 = 192 2. Dari barisan 48, 24, 12, …. didapat a = 48 dan r = 24/48 = 1/2 se...

Lebih Mudah Mengerjakan Soal Matematika dengan Duduk Tegak

Wah, ternyata postur tubuh saat duduk bisa mempengaruhi kemampuan kita dalam mengerjakan soal matematika. San Fransisco State University baru-baru ini mengadakan penelitian terkait hal tersebut.  Mudah mengerjakan soal ujian matematika 125 orang mahasiswa direkrut untuk diuji dengan tes matematika sederhana. Sebagian dari mereka mengerjakan tes dengan duduk merosot di kursi, sementara sebagian lagi duduk dengan postur tubuh tegak dan bahu rileks. Menurut 56 persen siswa, soal matematika terasa lebih mudah dikerjakan dalam posisi tubuh duduk tegak. Sebelum tes dimulai, para mahasiswa diminta untuk mengisi kuesioner tentang tingkat kecemasan yang dirasakan saat akan mengerjakan soal. Dari kuesioner tersebut terungkap bahwa siswa yang tidak memiliki kecemasan ternyata tidak mendapatkan manfaat signifikan dari posisi duduk tegak. Namun, mereka mengatakan bahwa mengerjakan soal sambil duduk merosot justru membuat soal tersebut jauh lebih sulit dikerjakan. Profesor Pen...